Ciri-ciri / Tanda Gejala Mata Plus dan Penyebabnya

Tanda Gejala Mata Plus dan Penyebabnya - obatpenyakitmata.com,- Mata plus merupakan kelainan mata yang membuat penderitanya dapat melihat dengan jelas objek yang jauh tetapi objek yang dekat terlihat kabur. Kelainan ini sering disebut juga dengan rabun dekat atau hipermetropi. Gejala mata plus dapat dialami oleh orang tua maupun anak-anak.

Tanda Gejala Mata Plus dan Cara Mengatasinya

iklan

Secara alami kebanyakan bayi terlahir dalam keadaan hipermetropi dan akan sembuh sendiri pada umur sekitar 12 tahun. Saat usia muda, kemampuan akomodasi mata sangat baik sehingga anak-anak yang menderita gejala mata plus tidak akan merasa terganggu. Pada usia dewasa, kemampuan akomodasi mata banyak menurun dan akan sangat terasa pada umur sekitar 40 tahun. Saat itu, mata menjadi kesulitan untuk melihat benda-benda kecil dalam jarak dekat. Penderita gejala mata plus biasanya merasakan beberapa keluhan yang umum terjadi seperti :

  • Sakit kepala saat melihat objek dekat dalam jangka waktu agak lama
  • Pandangan menjadi kabur saat melihat objek yang dekat
  • Penglihatan pada objek jauh ikut menjadi kabur setelah melihat objek dekat dalam waktu lama
  • Mata cepat lelah apabila melihat atau membaca dengan jarak yang dekat

Seseorang dapat mengalami gejala mata plus karena sistem optik bola matanya memiliki daya bias yang kurang atau bentuk bola matanya terlalu pendek dibandingkan dengan keadaan normal. Hal ini terjadi karena proses penuaan yang dialami oleh orang-orang di atas usia 40 tahun. Kondisi tersebut tidak bisa disembuhkan, akan tetapi masih dapat diperbaiki dengan bantuan kacamata ataupun lensa kontak.

Penyakit mata plus termasuk proses penuaan yang alami terjadi pada usia 40 tahun yang dirasakan hampir semua orang. Penderita gejala mata plus akan kesulitan melihat objek dekat karena kemampuan akomodasi matanya berkurang. Hal ini diakibatkan oleh lensa kristalin yang tidak cukup elastis untuk menjadi lebih cembung sehingga menjadi lebih kaku dan menghambat proses akomodasi. Pada saat melihat objek dekat, mata tidak mampu mengikat cahaya sedangkan cahaya dari objek yang jauh dapat diterima dengan normal. Kemampuan refraktif penderita mata plus menjadi berkurang sehingga cahaya yang sampai pada retina menjadi tidak jelas.