Tanda Gejala Mata Keratitis, Penyebab dan Cara Mengatasinya

Tanda Gejala Mata Keratitis dan Cara Mengatasinya - obatpenyakitmata.com,- Keratitis merupakan peradangan atau inflamasi yang terjadi pada kornea mata akibat cedera atau karena adanya infeksi pada mata. Inflamasi bisa disebabkan oleh bakteri ataupun virus seperti sifilis dan virus herpes. Selain itu, pemakaian lensa kontak juga menjadi salah satu penyebab timbulnya gejala mata keratitis. Lensa kontak yang digunakan terlalu lama dapat terkontaminasi oleh bakteri, jamur dan parasit yang bisa membuat mata menjadi meradang.

Penyebab dan Gejala Mata Keratitis

iklan

Gejala Mata Keratitis Ditandai Dengan Beberapa Indikasi Berikut :

  • Mata menjadi merah
  • Mata menjadi berair dan mengeluarkan kotoran terus menerus
  • Mata terasa panas dan perih
  • Mata terasa mengganjal
  • Pandangan menjadi kabur
  • Iritasi pada mata, kelopak mata susah dibuka
  • Sensitif terhadap cahaya

Keratitis bisa digolongkan menjadi dua jenis yaitu keratitis yang menular dan keratitis tidak menular. Gejala mata keratitis tidak menular seperti akibat cedera mata pada akhirnya bisa menjadi keratitis menular jika tidak ditangani dengan baik dan dapat menyebabkan infeksi. Infeksi inilah yang dapat memicu adanya komplikasi pada kornea dan bisa berkembang pada penurunan kemampuan penglihatan bahkan kebutaan.

Keratitis tidak menular seperti yang disebabkan oleh cedera ringan karena tergores lensa kontak biasanya akan sembuh dengan sendirinya. Berbeda dengan keratitis menular yang membutuhkan penanganan khusus. Gejala mata keratitis akibat infeksi memerlukan beberapa jenis obat untuk mencegah terjadinya komplikasi,yaitu :

Umumnya, obat-obatan tersebut berupa obat tetes mata. Akan tetapi, dokter juga biasanya memberikan obat untuk diminum jika dibutuhkan. Gejala mata keratitis dapat dihindari dengan menerapkan pola hidup sehat, di antaranya: Merawat lensa kontak dengan cara membersihkannya secara teratur. Menjaga kebersihan tangan saat memakai dan melepaskan lensa kontak. Mengganti lensa kontak yang melewati batas waktu. Menghindari penggunaan obat kortikosteroid, kecuali atas saran dokter.